Selasa, 02 Maret 2010

Pria Cerdas Tidak Akan Pernah Selingkuh

VIVAnews - Berdasarkan sebuah penelitian, pria yang tergolong cerdas cenderung tidak akan mengkhianati pasangan mereka. Ini merupakan hasil sebuah analisis baru yang menunjukkan tren sosial. Peneliti di sebuah universitas di Inggris menemukan, pria dengan IQ lebih tinggi akan lebih setia pada pasangannya dan selalu menjunjung tinggi nilai monogami dibandingkan pria lain yang IQ-nya tergolong rendah. Para peneliti tidak menemukan bukti bahwa wanita yang IQ-nya lebih tinggi memiliki sikap sama seperti pria cerdas dengan IQ tinggi.


Pola-pola kesetiaan justru hanya ditemukan dalam diri pria yang diteliti oleh Dr. Satoshi Kanazawa dari London School of Economics pada jurnal yang dipublikasikan di 'Psikologi Sosial Quarterly' edisi Maret.

Sebagai bagian dari studi, Dr. Kanazawa menganalisis dua survei utama AS yang dipastikan sikap sosial dan IQ dari ribuan remaja dan orang dewasa.
Dia menyimpulkan: "Sebagai analisis empiris menunjukkan, pria yang lebih cerdas cenderung lebih monogami dan selalu menjunjung nilai eksklusivitas dibandingkan dengan pria kurang cerdas alias ber-IQ rendah."

narasumber      : Yahoo.co.id
ditulis oleh       : Petti Lubis, Lutfi Dwi Puji Astuti
diposting oleh  : Laras Cahya Ramadhanti

Jumat, 04 Desember 2009

My Passion

Sekarang ini, saya berkuliah di Universitas Gunadarma. Saya seorang mahasiswa tingkat 4 jurusan Akuntansi. Tujuan saya sekarang ini adalah untuk lulus tahun depan dengan nilai yang baik dan caranya saya harus belajar dengan giat, berdoa dan selalu hadir disetiap kuliah. Sebenarnya tujuan yang paling utama dalam hidup saya ialah membahagiakan keluarga saya terutama kedua orangtua saya. Untuk itu setelah saya lulus kuliah, saya ingin menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) seperti yang diinginkan oleh kedua orangtua saya. Untuk mencapai itu saya akan berusaha melamar pekerjaan ke setiap Departemen Pemerintahan dan berikhtiar.

Disamping itu, saya memiliki keinginan atau bisa dibilang obsesi untuk menjadi desainer. Karena saya suka menggambar dan membuat sketsa pakaian. Cita-cita saya ingin memiliki sebuah clothing line dan distro bertaraf internasional sehingga saya akan mempunyai brand pakaian sendiri. Dimana clothing line tersebut berada di mall-mall yang ada di dunia. Agar obsesi saya ini terwujud, maka saya harus lebih menambah pengetahuan serta wawasan mengenai desain khususnya dalam dunia fashion dan menjadi enterpreneur yang sukses. Tidak lupa juga selalu memanjatkan doa kepada Allah S.W.T.

Selain itu, saya ingin memiliki sebuah toko cokelat atau bakery. Karena kegemaran saya pada cokelat. Untuk cita-cita yang satu ini, yang harus saya lakukan adalah mengetahui kualitas cokelat yang baik, dan mempelajari proses pembuatan cokelat agar kualitas rasanya berbeda dengan toko cokelat lainnya.

Demikianlah cita-cita dan obsesi yang saya ingin wujudkan.



Created by:
Laras Cahya Ramadhanti

Selasa, 17 November 2009

Kode Etik Profesi Akuntan Publik

Kamis, 05 November 2009

LOVE

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.

Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…
Cinta bukan “Ini salah kamu”, tapi “Ma’afkan aku”. Bukan “Kamu dimana sih?”, tapi “Aku disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”, tapi “Aku ngerti kok”. Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.
Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.
Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu, tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.
Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “worth it” sekarang, dia tidak akan pernah “worth it” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi..........

Sumber : http://www.untukku.com/artikel-untukku/artikel-cinta-untukku.html

Postingan Lebih Baru