Senin, 15 April 2013
In:
Me Myself and I
Fase – Fase Kehidupan
Menjalani
kehidupan sampai 24 tahun sangat luar biasa. Melihat dan mengalami banyak
kejadian, bertemu dengan banyak orang dan mengamati kehidupan. It’s so amazing.
Bersyukur karena dapat merasakan kehidupan seperti ini. Menjadi seorang yang
dapat belajar dari pengalaman kehidupan sendiri. Menjalani kehidupan yang
berliku-liku. Tak akan pernah saya sesali. Malah sungguh sangat terima kasih
tidak memberikan kehidupan yang instan. Seperti sistem input à process à output. Itulah
kehidupan yang saya jalani. Jika begitu sulit prosesnya. Just enjoy it and
don’t complaint!! Pray and try harder.
Beranjak
dewasa semakin mengetahui tentang arti hidup. Telah melewati masa alay alias
remaja merupakan suatu proses yang harus dilalui. Masa alay seseorang berbeda.
Mungkin ada juga diumur 24 masih mengalami masa itu. Karena ketika seseorang
berumur 24 itu masih dalam masa transisi dari remaja menuju dewasa. Terserah
kalian yang menjalani hidup. Banyak orang yang mengatakan hidup itu pilihan.
Then, saya sedikit setuju. Percayalah dengan jalan hidup yang akan kamu pilih.
Jika sudah berjalan ke depan teruskanlah perjalanan mu. Jangan pernah berbalik
ke belakang. Sesekali boleh menengok. Hanya sekedar menengok tidak boleh
berbalik. Jika sudah berbalik maka semuanya akan gambling. Buatlah keputusan
berdasarkan hati dan pikiran jernih. Pertimbangkanlah baik-baik setiap langkah
yang akan diambil. Karena ini menyangkut kehidupan diri kalian.
Apakah
kalian merasakan perbedaan dalam hidup yang kalian jalani? Dari TK, SD, SMP,
SMA, Kuliah dan bekerja. Awalnya saya tidak menyadarinya betapa pentingnya
perubahan dalam hidup saya. Akan tetapi, setelah dipertimbangkan perubahan yang
saya alami berperan penting dengan langkah yang akan saya ambil berikutnya.
Maksudnya perbuatan yang saya anggap tidak baik di masa yang akan datang saya
berusaha untuk tidak melakukan perbuatan itu lagi. Mengevaluasi diri disetiap
perbuatan lebih tepatnya.
Hal
yang paling menggelikan dan sampai saat ini tetap membuat saya geli yaitu
ketika saya masih SMP. Di masa itu saya menyukai boyband asal irlandia yaitu
westlife (hahaha sebuah pengakuan). Masa itu harus dilewati bukan. Mengkoleksi
dari kaset (dulu masih kaset belum CD karena harga kaset lebih murah daripada
CD), poster (sampai kamar penuh dengan poster), gantungan kunci dan foto.
Setiap ada acara music award pasti tidak pernah ketinggalan. Sampai-sampai
ketika waktunya makan hanya terpaku di depan tv (alhasil diomelin orang tua).
Masa-masa ABG yang sangat menyenangkan dan complicated. Tidak pernah sekalipun
menyesali apa yang telah saya perbuat. Karena setiap perbuatan yang salah dan
benar yang telah saya lakukan itu merupakan pembelajaran bagi saya.
Saya
selalu menikmati hidup apapun yang terjadi Insya Allah saya akan terima dan
dapat tegar. Oleh karena itu, saya bisa hidup sampai sekarang. Ketika SD banyak
teman-teman yang mengatakan ingin segera SMP, ketika sudah SMP ingin segera
SMA. Begitu seterusnya. Dan ketika sudah bekerja atau menikah ingin kembali ke
masa-masa sekolah. Saya hanya mendengarkan mereka. Karena saya ingin mengikuti
prosesnya sesuai alurnya. Nikmatilah maka kalian akan bisa bersyukur dan tidak
menyesali di kemudian harinya. Peganglah kuat-kuat prinsip hidup yang kalian
miliki dan yakini.
Oke
then cingu. Keep fighting!! Reach your dreams..
Label: Love Story Me Myself and I
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar